Ayo berenang melintasi Selat Madura untuk mendukung harapan masyarakat Dukuh Timbulsloko, Jawa Tengah, yang terus bertahan menghadapi kampung yang perlahan tenggelam akibat abrasi dan banjir rob.
UNTUK MEREKA,
YANG KEHILANGAN DARATAN,
TAPI TETAP MENJAGA HARAPAN!
Di Dukuh Timbulsloko, Jawa Tengah, sekitar 95 keluarga masih bertahan di tengah perubahan lingkungan yang terus berlangsung. Di antara mereka, terdapat lebih dari 70 anak-anak yang tumbuh dan menjalani keseharian di kampung pesisir yang kini menghadapi abrasi dan banjir rob hampir setiap hari.
Sejak 2017, laut perlahan mengambil kembali daratan yang dahulu menjadi tempat warga menjalani kehidupan. Jalan-jalan yang dulu menghubungkan rumah kini lebih sering tergenang air laut, sementara halaman tempat anak-anak bermain perlahan menghilang. Jembatan-jembatan kayu menjadi satu-satunya akses yang menghubungkan rumah, sekolah, dan aktivitas warga sehari-hari.
Perubahan ini juga membuat kebutuhan dasar semakin sulit dipenuhi. Akses terhadap air bersih semakin terbatas, sanitasi terus terdampak banjir rob, dan warga harus terus beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berubah dari tahun ke tahun.
Individu dari berbagai latar belakang yang tergerak untuk beraksi dan menjadi bagian dari perubahan nyata bagi masyarakat pesisir
Akan digunakan untuk pembangunan jalan desa sepanjang 83 km, pembuatan rumah produksi hasil laut untuk kelompok nelayan perempuan Puspita Bahari dan pengadaan sarana air bersih.
Masyarakat Dukuh Timbulsloko merasakan manfaat langsung melalui akses penghubung, penguatan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan.
LAHIR DARI KEYAKINAN BAHWA AKSI EKSTREM YANG KREATIF DAN BERMAKNA DAPAT MENJADI JEMBATAN UNTUK MENUMBUHKAN KEPEDULIAN DAN MENCIPTAKAN DAMPAK YANG LEBIH LUAS. ”
- Arto Biantoro / Inisiator Xtreme Impact